Krisis Zimbabwe WoW

Kamis, 05 Agustus 2010

Krisis Zimbabwe Butuh Perhatian

PENGUASA Zimbabwe Presiden Robert Mugabe yang berusia 84 tahun bertekad mempertahankan kekuasaannya dengan kekerasan. Dia sudah memerintahkan pasukan tempurnya yang dinamakan "veteran perang" menduduki perkebunan milik petani kulit putih.

polisi zimbabwe




beruntunglah kita, masih banyak yang lebih tidak beruntung dibanding kita

Sama seperti gelombang perampasan berdarah di 2000, aksi itu tidak bertujuan untuk memberikan lahan tanaman bagi petani kulit hitam yang miskin, melainkan semata-mata untuk mempertahankan kekuasaannya sendiri.

pengungsi zimbabwe

Sejak pertengahan tahun lalu, menurut ikatan petani komersial CFU, sedikitnya 15 lahan perkebunan, diduduki. Kepolisian segan bertindak karena perintah pengerahan "veteran perang" keluar dari kantor kepresidenan.

Mugabe memainkan kartu rasis dan melakukan politik aparteid terhadap warga Zimbabwe yang berkulit putih. Saksi mata bahkan melaporkan adanya aksi militer.

presiden zimbabwe


presiden indonesia

Dari sisi ekonomi, negara ini juga masih dirundung masalah. Pemerintah Zimbabwe, akhirnya membolehkan warganya bertransaksi menggunakan mata uang asing. Pasalnya, inflasi yang gila-gilaan di negara Afrika itu membuat mata uang setempat, dolar Zimbabwe, terkesan sudah tak bernilai lagi.

Menurut surat kabar The Independent, nilai tukar dolar Zimbabwe dengan mata uang dolar Amerika Serikat (US$) sudah tak lagi realistis. Bayangkan, US$ 1 sama dengan 20 triliun dolar Zimbabwe!


inflasi uang zimbabwe

Selain itu pemerintah juga terkesan mulai main-main dengan mata uang nasional. Buktinya, bulan ini bank sentral menerbitkan uang kertas pecahan 100 triliun dolar Zimbabwe.

Itulah sebabnya akhir-akhir ini para pebisnis di Zimbabwe sudah malas menggunakan mata uang nasional. Mereka lebih suka bertransaksi dengan dolar AS atau euro maupun mata uang negara-negara tetangga, seperti Rand (Afrika Selatan).


kuburan zimbabwe


kuburan indonesia

Selain itu, para pekerja terdidik seperti pegawai kantoran, guru, dokter, bahkan supir bis di Zimbabwe kini menuntut dibayar dalam mata uang dolar AS atau Rand.

Oleh karena itu pemerintah melalui menteri keuangan sementara, Patrick Chinamasa, mengumumkan bahwa rakyat Zimbabwe kini boleh menggunakan mata uang asing, yang selama ini dilarang pemerintah.


gajah zimbabwe


gajah indonesia

Saat menyampaikan pidato anggaran belanja negara, Chinamasa mengungkapkan bahwa pegawai masih tetap dibayar dengan mata uang lokal. Namun nilai gaji mereka akan disesuaikan dengan inflasi. Sedangkan untuk tunjangan bulanan, pemerintah akan memberi mereka dalam bentuk mata uang asing


antrian bank zimbabwe


antrian bank indonesia

Nampaknya, dunia harus mencari formula politik dan ekonomi baru untuk menghadapi tirani yang bernama Robert Mugabe. Dunia internasional bisa saja angkat tangan, dan mengatakan peristiwa itu terjadi di negara Afrika yang nun jauh disana. Akan tetapi ini merupakan kesalahan besar.


ambulance zimbabwe


ambulance indonesia

Sebab di Afrika, kini dimainkan pertarungan geo-politik penting, antara Amerika Serikat dan China. Sementara Rusia dan India juga berusaha mengokohkan posisinya di benua itu.

Di Afrika, juga terdapat beberapa negara yang pertumbuhan ekonominya cukup menggiurkan bagi Eropa yang sedang menghadapai inflasi. Tapi di Afrika juga terdapat jutaan orang kelaparan dan warga yang putus asa. Afrika dan khususnya Zimbabwe sebetulnya tidak jauh dari kehidupan kita sehari-hari.

kereta zimbabwe


kereta indonesia

Mantan presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela perlu waktu cukup lama untuk mengecam aksi kekerasan di Zimbabwe. Tapi hal itu harus disambut baik, karena menunjukkan terjadinya perubahan suasana di Afrika Selatan. Dengan itu, tekanan terhadap presiden Zimbabwe, Robert Mugabe untuk mundur dari tampuk kekuasaan, juga akan semakin menguat.


rumah sakit zimbabwe


rumah sakit indonesia

Tapi dipertanyakan, apakah tanpa dukungan negara-negara tetangga dan dunia internasional, ia masih dapat mempertahankan kekuasaannya? Rakyat Zimbabwe yang mengalami teror dan intimidasi, tentu saja mengharapkan jawaban tidak. Zimbabwe menanti perubahan.


Pesta Mewah Mugabe (presiden Zimbabwe) di Tengah Penderitaan Rakyat Zimbabwe


Di tengah bencana kelaparan dan serangan penyakit kolera yang menewaskan ribuan rakyat Zimbabwe, sang Presiden, Robert Mugabe justru berencana mengadakan pesta ulang tahun secara besar-besaran dan mewah bulan ini.

Tengok saja daftar makanan dan minuman mewah yang akan menandai usia Mugabe ke 85. Mulai dari 2.000 botol sampanye merk Moet & Chandon dan ’61 Bollinger, 8.000 lobster, 100 kg udang raja, 4.000 porsi kaviar, 8.000 kardus coklat Ferrero Rocher, 3.000 daging bebek, 500 botol wiski merk Johnny Walker Blue Label, 16.000 telur, 3.000 kue coklat dan vanila, 4.000 dus saus babi, 500 kg keju dan 4.000 paket camilan.

Daftar makanan tersebut seharusnya diberikan pada tujuh juta rakyat Zimbabwe yang menggantungkan hidupnya dari bantuan makanan internasional. Nyatanya Mugabe akan bersenang-senang di atas penderitaan rakyatnya.

Ultah Mugabe yang jatuh tanggal 21 Februari, akan dirayakan 28 Februari di Chinhoyi, di Barat Mashonaland, propinsi tempat kelahiran Mugabe. Jauh-jauh hari para donatur dari beberapa perusahaan di Zimbabwe, berlomba-lomba memberikan sumbangannya.

Mereka yang ingin memberi hadiah tunai, dipersilahkan mengirimkan donasi antara 45.000 hingga 55.000 dolar Amerika. Uang tersebut dikirim ke rekening bank di Amerika dengan nama Gerakan 21 Februari, sebuah organisasi pemuda yang dikontrol partai Zanu-PF, partai yang dipimpin Mugabe.

Tentu saja rencana ini mengundang reaksi keras. Para diplomat negara barat dan pekerja sosial terkejut saat disodori daftar makanan dan minuman dalam pesta Mugabe.

“Ini mengerikan. Sepertinya mereka melupakan apa yang terjadi di negaranya. Mereka benar-benar tidak peduli,” ujar salah satu diplomat kepada Times. Ia juga menyebut, lobster tidak bisa didapatkan di Zimbabwe dan harus diimpor dari negara luar.

Daftar tersebut diperoleh Times dari salah satu sumber terpercaya di pemerintahan Mugabe. Meski enggan menyebutkan identitasnya, ia sempat mengatakan tiga hingga empat perusahaan berbeda datang untuk memberikan donasinya.

Mereka mendapat tekanan kuat dari kelompok Gerakan 21 Februari, yang mengancam akan membuat sulit perjalanan bisnis mereka jika tidak ikut memberikan bantuan. Mereka terpaksa menyetujui karena jaringan mafia penguasa Zimbabwe sangat kuat.

Sejak bertahun-tahun lalu, perayaan ultah Sang Presiden memang sangat mewah. Tahun lalu menelan dana Rp 14,28 miliar.

Dalam kampanye pengumpulan dana di hotel Harare bulan lalu, Comrade Zhuwawo, Deputi Menteri Sains dan Pengembangan Teknologi menyebut ribuan kaum muda akan diundang untuk bergabung dengan keluarga Presiden dalam perayaan tersebut. “Ini merupakan hari penting bagi rakyat Zimbabwe untuk merayakan hidup seorang pemimpin besar dan pejuang Afrika. Zanu masih menerima donasi dari seluruh dunia. Kami yakin perayaan tahun adalah yang terhebat,” ujar Zhuwawo.

Toh tak semua anggota partai Zanu setuju dengan rencana pesta tersebut. Dzikamai Mavhaire, salah satu senator menyebut rencana tersebut tidak masuk akal. “Kita tidak bisa memberikan sumbangan untuk seorang pria yang jutaan penduduknya mengalami kelaparan,” serangnya.

Foto Foto Penuh Fenomena Masyarakat di Negara Zimbabwe

Ke Restoran

Beli Permen
Uang Jajan

Nilainya ditimbang

Beli Bir
Beli Telor
Beli Ayam

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails

.

Blog Archive

Followers

Visitors

free counters